Firmansyah Romadhoni← Kembali ke portfolio

Portfolio detail

Pasuruan Lens (PASURUAN365)

Proyek personal · Analitik wilayah berbasis data publik

Platform eksplorasi data dan analitik wilayah yang menyatukan profil desa/kelurahan, tipologi, dimensi pembangunan, serta catatan kejadian bahaya di Kabupaten Pasuruan.

Personal ProjectData AnalyticsGeospatial AnalyticsGISData ValidationRegional AnalysisDecision SupportPasuruan
FR / PortfolioPasuruan Lens (PASURUAN365)

Tentang proyek

Pasuruan Lens adalah proyek personal yang saya bangun untuk membantu pembacaan wilayah Kabupaten Pasuruan melalui data publik pada tingkat desa/kelurahan. Platform ini menyatukan identitas administratif, indikator deskriptif, pola spasial, tipologi wilayah, dimensi layanan dan infrastruktur, serta kejadian bahaya yang terdokumentasi dalam satu pengalaman eksplorasi.

Cakupannya meliputi 365 desa/kelurahan di 24 kecamatan, 69 fitur tervalidasi, dan 365 batas wilayah resmi. Setiap ruang analisis dipisahkan agar profil dasar, tipologi, peluang telaah pembangunan, dan catatan bahaya tidak tercampur menjadi satu skor.

Pasuruan Lens merupakan produk analitik eksploratif, bukan platform resmi pemerintah. Hasilnya tidak dimaksudkan sebagai peringkat pembangunan, prediksi risiko bencana, maupun rekomendasi prioritas kebijakan resmi.

Cakupan data

Fondasi wilayah yang dapat ditelusuri.

Identitas administratif, fitur analitik, dan geometri wilayah dijaga sebagai lapisan yang dapat diperiksa—bukan angka agregat tanpa konteks.

365desa/kelurahan

341 desa · 24 kelurahan

24kecamatan

identitas administratif kanonik

69fitur tervalidasi

inventaris lintas peran analitik

365batas wilayah

cakupan GIS administratif resmi

Empat ruang eksplorasi

Pertanyaan berbeda, jawaban yang tidak dicampur.

Setiap lensa memiliki tujuan, metode, legenda, dan batas interpretasinya sendiri agar pengguna dapat membaca wilayah tanpa terjebak pada satu skor gabungan.

01

Profil Desa/Kelurahan

Satu identitas kanonik untuk menelusuri indikator dasar, tipologi, dimensi pembangunan, catatan bahaya, dan sumber data setiap wilayah.

11 indikator deskriptif dasar
02

Tipologi Desa

Pengelompokan eksploratif membaca kemiripan karakter wilayah tanpa mengubahnya menjadi skor kinerja atau klasifikasi resmi pemerintah.

3 tipologi · 365 unit
03

Development & Policy Opportunity

Lima dimensi membantu menelaah posisi relatif, pola yang bertentangan, dan gap spasial dengan legenda serta batas interpretasi yang terpisah.

5 dimensi telaah
04

Hazard & Exposure

Empat jenis kejadian terdokumentasi ditampilkan secara kategorikal dan transparan—bukan sebagai prediksi, skor risiko, atau penetapan prioritas.

4 indikator kejadian

Metodologi

Dari sumber resmi menuju pengalaman eksplorasi.

Pipeline yang konsisten menjaga identitas, nilai, dan geometri tetap dapat ditelusuri dari sumber hingga tampilan akhir.

01Sumber resmi
02Identitas kanonik
03Validasi
04Fitur analitik
05Tipologi · Dimensi · Bahaya
06Visualisasi GIS
07Frontend

Prinsip kualitas

  • NULL tidak disamakan dengan ZERO
  • 365 identitas kanonik berbasis kode resmi
  • Tidak ada fuzzy matching pada produksi
  • Nilai desa tidak disalin dari agregat kecamatan
  • Lineage sumber dipertahankan

Batas interpretasi

Analitik eksploratif, bukan keputusan resmi.

  • Bukan status atau peringkat pembangunan resmi
  • Bukan ukuran kemiskinan
  • Bukan probabilitas maupun peta risiko bencana resmi
  • Bukan penetapan prioritas kebijakan
  • Bukan analisis sebab–akibat

Technical notebooks

Enam tahap analisis yang dapat ditelusuri.

Setiap notebook tersedia sebagai halaman web untuk dibaca langsung dan file Jupyter untuk ditinjau lebih lanjut. Jalur lokal telah dibersihkan dari versi publik.

01Data engineering

Data Foundation & Quality

Identitas kanonik, integritas join, missingness, dan lineage sebagai fondasi analisis 365 desa/kelurahan.

02Exploratory analytics

EDA & Feature Engineering

Distribusi, skewness, zero inflation, transformasi selektif, dan multikolinearitas sebelum modeling.

03Unsupervised learning

Typology Modeling

Reproduksi pipeline StandardScaler, PCA, dan K-Means beserta audit robustness untuk tiga tipologi wilayah.

03BModel evaluation

Model Evolution: V1 to V2

Penelusuran alasan enam cluster disederhanakan menjadi tiga melalui gate semantik, stabilitas, dan konsensus pipeline.

04Geospatial analytics

GIS & Spatial Analytics

Exact-code spatial join, Queen adjacency, dan permutation test untuk membaca pola spasial sebagai bukti eksternal.

05Decision intelligence

Analytics to Decision Support

Penerjemahan dimensi pembangunan, konteks bahaya, dan policy signals menjadi decision support dengan batas klaim yang jelas.

Notebook merupakan artefak teknis pendamping portfolio. Beberapa cell mengacu pada struktur proyek dan data lokal sehingga tidak dijalankan langsung di browser.